KKN 25 UTM Membantu Proses Belajar Mengajar Pendidikan Formal

Rabu, 1 Agustus 2018 Kelompok KKN 25 Universitas Trunojoyo Madura (UTM) peduli dengan pendidikan di Desa Beluk Ares dan menjadikan hal ini sebagai salah satu program kerja meskipun hanya terbilang sebagai program kerja sampingan. Dari hal ini, kelompok KKN 25 ingin membantu bidang pendidikan yang ada di desa Beluk Ares dengan sasaran SDN Beluk Ares 556 dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nurus Salam.

Kegiatan ini diawali dengan silaturahmi dan sharing hearing dengan pihak pengajar untuk mengetahui hal apa saja yang dapat dibantu oleh kelompok KKN 25 yang disambung dengan perkenalan kepada seluruh siswa siswi dengan tujuan agar lebih akrab.

Pihak SDN Beluk Ares dan PAUD Nurus Salam mengeluhkan atas minimnya tenaga pengajar terutama di bidang ekstrakulikuler yang masih mendatangkan dari luar. Hal ini yang menjadi perhatian khusus dari kelompok KKN 25 untuk membantu kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka. Selain itu, untuk metode pembelajaran yang diterapkan di SDN Beluk Ares sendiri masih belum setara. Pasalnya, masing-masing kelas menerapkan kurikulum yang berbeda-beda. 

Ada kelas yang telah menerapkan K13 dan ada yang masih menggunakan KTSP. “Kurikulum di setiap kelas masih tidak teratur karena pihak pengajar juga masih kesulitan memahami materinya, mungkin dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep bisa lebih sering memberikan pelatihan kepada guru-guru sekolah dasar”, ujar Sumaji selaku Kepala Sekolah SDN Beluk Ares. Sedangkan metode pembelajaran di PAUD Nurus Salam lebih memprioritaskan ilmu pendidikan agama islam, hal ini terbukti karena setiap hari senin sampai kamis diisi dengan ilmu tajwid, untuk pendidikan umum sendiri dijadwalkan pada hari jumat dan sabtu saja (wp/ham/ahl).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembukaan kegiatan KKN Tematik UTM