BERSIH-BERSIH DAN GOTONG ROYONG

   
   Budaya gotong royong merupakan salah satu perwujudan nyata dari semangat persatuan masyarakat Indonesia. Jika kita berbicara masa lalu, mudah sekali menemukan budaya gotong royong dalam berbagai bentuk. Mulai dari kerja bakti yang seringkali dilakukan warga masyarakat setiap satu minggu sekali hingga budaya gotong royong antar umat beragama. Budaya gotong royong adalah identitas nasional. Karenanya, budaya gotong royong seharusnya terus dijaga supaya terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. 
Genap 26 hari masa pengabdian, KKN 19 melakukan bersih-bersih desa yang merupakan suatu kegiatan pendukung lainnya. Kegiatan ini dilakukan sebelum pulang dari tempat pengabdian, dengan meliputi perangkat desa dan sebagian warga. Program ini dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan desa yang sering di jadikan pusat aktifitas masyarakat, mulai dari pintu masuk, jalan utama hingga balai desa beluk ares. Tujuan adanya gotong royong dan bersih-bersih ini untuk membersihkan lingkungan desa agar warga dapat bersama-sama menjaga kebersihan sehingga tercipta suasana lingkungan yang nyaman,rapi, sehat, serta terhindar dari berbagai wabah penyakit. Selain menjaga kebersihan lingkungan desa kegiatan gotong royong dan bersih-bersih desa ini juga utuk memperelat tali silaturahmi antar satu warga dengan warga yang lain, namun juga menambah rasa kepedulian dan kerja sama terhadap sesama warga desa.
Agenda yang dilakukan dalam kerjabakti ini yaitu pada hari jumat tepat tanggal 26 juli 2019 yang membersihkan pintu masuk, jalan utama yang sering di lewati atau pusat aktifitas masyarakat sampai ke balai desa beluk ares. Hal ini di dukung dengan fasilitas desa seperti alat buat bersih-bersih, sapu lidi, celurit dan lain sebagai nya.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAHASISWA KKN UTM GELAR PEMERIKSAAN DAN PENGOBATAN GRATIS KEPADA WARGA DESA

MAHASISWA INOVASIKAN KELAPA MENJADI PRODUK UNGGULAN